Dampak Mahasiswa yang Malas Kuliah
- Lifestyle

Dampak Mahasiswa yang Malas Kuliah

Kuliah di Kampus Favorit di Medan memang menjadi keinginan bagi sebagian orang. Namun terkadang setelah berhasil masuk ke kampus impian, tak jarang mahasiswa malah bermalas-malasan sehingga sering tidak masuk kelas, tidak mengerjakan tugas, menyontek, dan perilaku lainnya yang sebenarnya dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain. Dalam artikel ini akan dibahas akibat malas kuliah yang diharapkan dapat membantu mahasiswa yang malas untuk bangkit kembali.

Akibat Malas Kuliah

  1. Drop Out

Salah satu akibat paling parah karena malas kuliah yaitu di drop out atau DO dari perguruan tinggi. Sudah menjadi hal sepantasnya bahwa perguruan tinggi merupakan salah satu tempat bagi mahasiswa untuk belajar. Mahasiswa yang malas belajar dan selalu menunda-nunda tugas maka pada akhirnya akan gagal dan di drop out di kampus apalagi yang kerjaannya hanya mengulur skripsi dan dibiarkan begitu saja dengan alasan sulit.

  1. IP dan IPK rendah

Malas hadir ke kelas dan mendengarkan penjelasan materi, malas mengerjakan tugas-tugas yang diberikan, bahkan sampai tidak mengulang atau mempelajari sendiri materi-materi yang dilewatkan maka akan berdampak pada saat UTS dan UAS dengan nilai yang rendah sehingga akumulasi IP dan IPK akan rendah.

Terkadang memang terdapat kendala di mana seorang mahasiswa tidak dapat menghadiri kelas karena alasan tertentu namun ia tetap berusaha untuk mempelajari yang dilewatkan dengan bertanya kepada teman sehingga IPK dan IP akan tetap tinggi.

  1. Nilai UAS dan UTS rendah

Seperti yang telah dijelaskan, malas kuliah dapat berdampak pada nilai IPK dan IP yang rendah. IPK dan IP yang rendah terjadi karena nilai UAS dan UTS juga rendah. Hal ini karena mahasiswa tidak mencoba memahami materi yang diberikan dan mengikuti UAS dan UTS tanpa tahu apa-apa bahkan ada yang berbekal menyontek.

Mungkin dengan menyontek dapat memberikan nilai UTS dan UAS yang bagus namun apa manfaatnya jika mahasiswa mendapatkan nilai tinggi dari hasil menyontek namun tidak memiliki ilmu apapun. Rasanya seperti sia-sia saat kuliah.

  1. Rugi uang, tenaga, dan pikiran

Dampak negatif dari malas kuliah yaitu rugi uang, tenaga dan pikiran baik diri sendiri maupun orang lain apalagi yang membiayai uang kuliah. Biaya yang dibutuhkan untuk kuliah tidaklah sedikit. Maka jika kuliah namun bermalas-malasan dan tidak belajar tentu akan merugikan. Uang kuliah dibayar agar mahasiswa dapat belajar namun malah kuliah hanya untuk bermalas-malasan. Tentu saja dapat memberikan kerugian yang besar.

  1. Depresi, stres, tertekan

Dengan nilai yang rendah baik itu nilai UTS, UAS, IP, maupun IPK dapat menyebabkan seseorang mengalami stres dan depresi. Memang terkadang rasa ingin bermalas-malasan sulit untuk ditahan dan terjadi begitu saja tanpa memikirkan efek jangka panjangnya. Dan ketika nilai ujian muncul tiba-tiba menyadarkan mahasiswa dan akhirnya menjadi stres dan tertekan. Apalagi jika teman-teman mengetahui nilainya yang jelek.

  1. Menyesal

Banyak mahasiswa yang menyesal di akhir karena sudah malas-malasan. Penyesalan ini bisa datang kapan saja entah itu saat pengumuman nilai, saat ujian, atau saat mencari kerja dan sulit diterima karena nilai yang rendah dan ilmu yang tidak mencukupi.

Apabila anda sedang mencari kampus terbaik di Sumut, cobalah pertimbangkan Universitas Medan Area (UMA)yang memiliki sarana yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mahasiswa dan program S1, S2, dan S3. Setelah diterima, cobalah untuk tidak bermalas-malasan jika tidak ingin mengalami dampak seperti yang dijelaskan.