Penyebab Kista Pada Wanita
- Kesehatan

Faktor yang Meningkatkan Penyebab Kista Pada Wanita

Ternyata semua wanita memiliki risiko terserang penyakit kista ovarium selama hidupnya. Kista ovarium sendiri merupakan kantung yang berisi cairan yang terbentuk akibat penumpukan cairan selama ovulasi. Namun tahukah Anda ternyata juga ada beberapa faktor yang mampu meningkatkan penyebab kista pada wanita. Apa saja sih?

Usia

Ternyata wanita yang berada dalam rentang usia pubertas hingga menopause cenderung memiliki risiko terserang kista lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena pada masa ini wanita mengalami menstruasi. Ketika wanita PMS, kista ovarium bisa terbentuk. Kondisi ini tak bermasalah jika kista terbentuk sendiri, tidak membesar, dan tidak menimbulkan gejala.

Meski kista ovarium jarang terjadi pada wanita setelah menopause, namun wanita yang sudah menopause dan memiliki kista ovarium cenderung mempunyai risiko terkena kanker ovarium lebih tinggi. Pada dasarnya ada beberapa jenis kista yang terbentuk sebelum wanita menopause. Namun yang paling sering terbentuk adalah jenis kista fungsional.

Sindrom Ovulasi Polikistik (PCOS)

Wanita yang menderita PCOS cenderung memiliki risiko terkena kista ovarium lebih tinggi. Sebab PCOS terjadi ketika tubuh tidak mampu menghasilkan cukup hormon dalam ovarium yang bermanfaat untuk melepaskan sel telur. Hal ini karena menyebabkan terbentuknya kista folikel. Tak hanya itu saja PCOS juga bisa mengganggu sistem reproduksi hormon pada wanita.

Endometriosis

Pada umumnya endometriosis terjadi ketika bagian endometrium terbentuk di bagian luar rahim. Seperti ovarium, tuba falopi, kandung kemih, vagina, rektum, dan sebagainya. Kista yang terbentuk karena endometriosis sering disebut dengan endometrioma. Jenis kista ini bisa menimbulkan rasa sakit ketika berhubungan intim selama periode menstruasi.

Menggunakan Obat Penyubur Kandungan

Ternyata obat penyubur kandungan juga menjadi salah satu faktor yang meningkatkan penyebab kista pada wanita. Sebab obat penyubur kandungan biasanya akan membantu Anda ovulasi. Hal ini tentunya akan mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Sebab penggunaan obat ini dapat menyebabkan terbentuknya kista dalam jumlah yang banyak.

Kemoterapi dengan Tamoxifen

Seorang wanita yang menderita kanker payudara tentunya pernah menjadi kemoterapi dengan tamoxifen yang dapat meningkatkan risiko penyebab kista ovarium menjadi semakin tinggi. Kemoterapi dengan tamoxifen dapat menyebabkan terbentuknya kista ovarium fungsional. Meski begitu kista ini dapat hilang setelah pengobatan selesai.

Memiliki Riwayat Kista Ovarium

Seseorang yang memiliki riwayat kista pada keluarganya atau pernah menderita kista sebelumnya juga cenderung memiliki risiko terkena kista ovarium lebih tinggi. Selian beberapa hal di atas, faktor genetik juga bisa menjadi penyebab timbulnya kista pada wanita.

Itulah beberapa faktor yang mampu meningkatkan penyebab kista pada wanita. Mengingat kista merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa dialami oleh semua wanita, pastikan Anda mulai beralih ke gaya hidup sehat dari sekarang. Selain itu, pastikan Anda juga mengetahui apa saja gejala kista ovarium agar bisa segera mendapatkan perawatan yang tepat.