Penginapan Syariah di Indonesia
- Wisata

Prospek Bisnis Hotel dan Penginapan Syariah di Indonesia Masih Bagus, Ini Alasannya

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar di bidang perekonomian bangsa. Masa pandemi merupakan ujian sekaligus tantangan sektor pariwisata Indonesia untuk bangkit kembali. Tidak menutup kemungkinan bahwa masa transisi new normal diharapkan bisa meningkatkan kembali geliat sektor pariwisata yang alami mati suri. Potensi atau prospek bisnis hotel dan penginapan syariah di Indonesia diprediksi bakal meningkat pesat.

Alasan bisnis hotel dan penginapan syariah memiliki prospek yang bagus

Meskipun pertumbuhan hotel dan penginapan syariah di Indonesia terbilang lamban dibandingkan dengan hotel konvensional, namun bisnis masih sangat prospektif dikembangkan. Keuntungan yang diberikan untuk pihak pengelola dan investor begitu menggiurkan. Berikut alasan kenapa prospek bisnis hotel dan penginapan syariah di Indonesia dianggap potensial.

  1. Kekuatan pasar domestik

Indonesia merupakan negara yang terdiri dari mayoritas penduduk beragama Islam. Kebutuhan fasilitas atau pelayanan publik yang berbasis syariah cukup tinggi. Banyak masyarakat yang melirik fasilitas akomodasi dengan label syariah seperti hotel atau penginapan. Apalagi marak pemberitaan miring terkait penyalahgunaan hotel atau penginapan yang digunakan untuk aktivitas pornografi dan maksiat membuat orang-orang selektif memilih hotel untuk menginap selama liburan dengan keluarga.

Hotel dan penginapan syariah di https://numpangtidur.com menawarkan fasilitas meeting, incentives, convention, dan exhibition (MICE) sehingga kebutuhan masyarakat muslim yang hendak melakukan bisnis dengan kolega bisa diakomodasi dengan baik. Aktivitas di hotel yang kondusif membuat kegiatan menjadi lebih lancar tanpa kendala yang kurang mengenakkan.

  1. Peningkatan jumlah pelancong

Prospek bisnis hotel dan penginapan syariah di Indonesia sangat besar karena terjadi peningkatan jumlah pelancong ke Indonesia. Tak hanya didominasi pelancong lokal saja, banyak turis asing yang tertarik datang ke Indonesia. Demi menggaet para turis muslim dari seluruh dunia, Kemenpar meningkatkan pengembangan wisata halal di Indonesia. Dewasa ini, ada beberapa daerah yang sudah masuk top list wisata halal prioritas Indonesia seperti Lombok, Aceh, Riau, Sumbar, DKI Jakarta, dan lain-lain.

  1. Memiliki pangsa pasar yang luas dan menjanjikan

Tidak hanya menarik minat pelancong yang beragama Islam saja, hotel dan penginapan syariah menerima tamu non muslim. Mereka tetap bisa menikmati setiap fasilitas yang ada dengan maksimal tanpa khawatir bakal terganggu dengan kegiatan tamu muslim lain.

Berdasarkan fakta di lapangan, tamu non muslim memberikan kontribusi yang cukup besar untuk perkembangan hotel dan penginapan berbasis syariah selama libur Ramadhan atau Idul Fitri, lho!

  1. Menawarkan harga menginap yang ekonomis

Banyak traveler yang ingin menghemat dana liburan mencari rekomendasi hotel atau penginapan terjangkau. Dewasa ini, hotel syariah di Indonesia memiliki tarif per malam yang cukup murah. Harga sewa yang murah dengan fasilitas yang mendukung ibadah umat Islam menjadi pasar yang sangat menjanjikan.

Tidak menutup kemungkinan kalau hotel syariah yang dibangun di kawasan hunian muslim semakin diminati. Terbukti hotel syariah yang berkualitas sanggup bersaing dengan hotel konvensional yang memiliki standar bintang dua dan tiga. Siapa tahu hotel syariah di Indonesia bakal terus mengembangkan fasilitas dan layanan tanpa keluar dari koridor Islami.

Beberapa alasan mengenai prospek bisnis hotel dan penginapan syariah di Indonesia membuat pelaku usaha dan investor wajib mencoba peluang ini. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat akan membuat sinergi perkembangan wisata halal Indonesia menjadi kelas dunia.

Apakah Anda sudah pernah menikmati keamanan dan kenyamanan menginap di hotel berbasis syariah? Yuk, dukung perkembangan wisata halal di Indonesia dengan menginap di hotel atau penginapan syariah yang terpercaya!