Tips Sederhana dalam Memilih Kabel Listrik
- Others

Tips Sederhana dalam Memilih Kabel Listrik

Meskipun merupakan sesuatu yang umum dan sering digunakan, tidak semua orang mengetahui jenis-jenis kabel listrik dan bagaimana cara memilih kabel listrik yang paling sesuai dengan kebutuhan. Jika salah memilih, Anda bisa kecewa dengan kualitasnya. Yang lebih parahnya lagi, jika salah memilih, kesalahan bisa membahayakan diri Anda hingga orang rumah.

Berikut adalah tips-tips sederhana, agar Anda tidak salah memilih alat listrik:

1. Lihat besar tegangan listriknya

Poin nomor satu ini tentu menjadi yang paling penting untuk menjadi pertimbangan Anda dalam memilih kabel listrik. Tidak semua kabel cocok untuk sejumlah tegangan. Beberapa ada yang memang didesain untuk menghantarkan listrik dengan tegangan tinggi, beberapa lainnya pun ada yang didesain untuk menghantarkan listrik dengan tegangan rendah, atau bahkan sedang. Untuk itu lah penting bagi Anda untuk memastikan jika kabel listrik yang Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Ada kabel listrik Low Votage (LV) yaitu sekitar 10 volt – 1000 volt. Kemudian ada kabel listrik Medium Votage (MV) yang memiliki tegangan sekitar 1000 volt sampai dengan 36.000 volt. Setelahnya, barulah ada High Voltage (HV) yang memiliki kemampuan menampung tegangan lisrik sekitar 36.000 volt hingga 150.000 volt. Sementara itu, kabel LV (Low Votage) lah yang biasanya digunakan untuk kebutuhan listrik di rumah tangga.

2. Pilih dari tipe atau jenis kabelnya

Selain jumlah tegangan, Anda juga harus memilih dari tipe atau jenis kabelnya. Ada yang hanya memiliki satu inti atau serabut, ada juga yang memiliki lapisan atau isolator yang lebih tebal dan didesain khusus untuk penggunaan di luar ruangan, dalam tanah, dan sebagainya. Kabel yang digunakan di bawah tanah misalnya, harus merupakan jenis kabel yang memiliki pelindung khusus; tidak mudah rusak, aman jika digigit tikus, aman jika terkena air, dan sebagainya. Carilah kabel listrik yang tahan dengan benturan atau “serangan” lainnya jika memang digunakan di tempat-tempat yang sulit diawasi.

3. Lihat bahan konduktornya

Konduktor adalah bahan yang menghantarkan si arus listrik. Umumnya, konduktor terbuat dari bahan logam seperti besi, tembaga, aluminium, perak, hingga emas. Semakin bagus bahannya, biasanya semakin bagus pula kualitasnya. Teorinya, bahan logam yang memiliki jenis tahanan kecil adalah yang terbaik. Dalam hal ini, bahan logam itu adalah emas. Sementara bahan logam yang memiliki tahanan besar seperti besi bisa dibilang merupakan penghantar listrik yang paling lemah kualitasnya. Kabel listrik dengan bahan konduktor emas bisa jadi yang paling mahal dan oleh karenanya juga tidak memungkinkan untuk dipakai jika hanya untuk kebutuhan listrik sehari-hari. Dengan demikan, Anda bisa memilih bahan konduktor yang berkualitas cukup bagus selain emas yang harganya pun cocok di kantong Anda. Anda bisa bertanya pada penjualnya atau melihat keterangan pada produk yang dijual mengenai bahan konduktor yang digunakannya.

4. Lihat bahan isolatornya

Definisi isolator adalah kebalikan dari konduktor. Oleh karena itu lah bahan isolator biasanya digunakan sebagai pelindung bagin luar kabel atau pelapis paling luar pada kabel listrik. Bahan isolator sendiri biasanya terdiri dari karet atau bahkan plastik. Bahan karet pun menjadi favorit  kebanyakan orang karena teksturnya yang fleksibel.

Demikianlah sekiranya sedikit tips umum yang bisa Anda gunakan ketika memilih kabel listrik. Yang paling penting, pastikan jika pilihan Anda benar-benar sesuai dengan yang Anda butuhkan dan juga memiliki kualitas yang terjamin. Distributor kabel listrik pun bisa menjadi solusi terbaik bagi Anda yang bingung memilih kabel listrik.